Jiwa tak bertuan

Rintihan seolah menggerayangi sekujur tubuh

Mencari dan terus mencari celah kosong, untuk memenuhinya dengan pedih

Tak ada lagi ruang kosong ‘tuk sekedar menatap langit pagi ini

Tak ada lagi sukma jiwa untuk sekedar tersenyum dari tidur singkat tadi malam

 

Inikah rasanya raga tak bertuan?

Serasa dicuri setiap fikirnya

Serasa tak punya tenaga ‘tuk sekedar membuka mata

Hanya bisa bersendu sua sendiri

Inikah rasanya tak pernah dicintai?

Hanya bisa mencinta tanpa tercintai

Hanya bisa memekik karna t’rus …

T’rus merasakan sakitnya mencintai si jiwa yang tak mengerti kasihnya mencinta

 

Oh awan yang berjalan, bawalah aku kembali

Kembali dalam lembayung gerakmu nan gemulai

Mengusir pergi tuan tak tau diri yang merasuk jiwa

-Dari aku, si jiwa tak bertuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s